KANGGIME, MLNS — Pemerintah Kabupaten Tolikara mendukung keterlibatan generasi muda dalam menyambut Rapat Badan Pekerja Lengkap (BPL) Pusat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) ke-60. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan 200 gitar ukulele oleh Bupati Tolikara Willem Wandik kepada para pelatih di Aula Tolibaga Conference Center (TCC), Kanggime, Senin (12/10/2026).
Penyerahan alat musik itu merupakan bagian dari dukungan terhadap gerakan Toli Bermazmur, yang melibatkan 200 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Mereka dipersiapkan untuk mengisi pujian rohani dalam rangkaian kegiatan Rapat BPL GIDI ke-60 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–27 Februari 2027.

Melalui program tersebut, para pelajar akan menjalani latihan bersama di bawah bimbingan pelatih. Mereka diharapkan mampu menampilkan pujian rohani untuk menyambut para peserta dan pelayan Tuhan dari berbagai wilayah pelayanan GIDI.
Bupati Willem Wandik menekankan pentingnya memberikan ruang kepada anak-anak untuk terlibat aktif dalam kegiatan gereja. Keterlibatan itu, menurutnya, tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bermusik, tetapi juga membangun iman, kebersamaan, dan karakter sejak usia sekolah.
“Kami ingin anak-anak di Kanggime tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam kegiatan gereja. Melalui 200 ukulele ini, mereka belajar bermain musik, bekerja sama, dan memuji Tuhan. Harapan kami, anak-anak terus bertumbuh dalam iman, pendidikan, dan kebersamaan,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Program Toli Bermazmur diharapkan menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Latihan bersama juga menjadi kesempatan bagi anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan untuk membangun kekompakan melalui musik dan pujian rohani.
Lebih dari sekadar sarana bermusik, keterlibatan 200 pelajar tersebut mencerminkan upaya menyiapkan generasi muda agar turut mengambil bagian dalam kehidupan bergereja. Melalui perpaduan petikan ukulele dan suara pujian, mereka diharapkan dapat menghadirkan suasana kebersamaan dalam penyelenggaraan sidang gereja tersebut.

Penampilan para pelajar itu direncanakan menjadi salah satu bagian dari rangkaian penyambutan Rapat BPL GIDI ke-60. Kehadiran mereka sekaligus diharapkan memperlihatkan partisipasi generasi muda dan semangat kebersamaan masyarakat Kanggime sebagai tuan rumah.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, Toli Bermazmur diharapkan tidak hanya menyemarakkan agenda gereja, tetapi juga memberikan ruang pembinaan bagi anak-anak untuk bertumbuh dalam iman, mengembangkan potensi, dan memperkuat persaudaraan.
Dari Kanggime, 200 pelajar bersama 200 ukulele dipersiapkan untuk menyatukan irama dalam pujian rohani, membawa pesan iman, sukacita, dan persatuan dalam menyambut Rapat BPL GIDI ke-60. (*)










