TOLIKARA, MLNS – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Tolikara mendorong pengembangan talenta sepak bola lokal melalui turnamen Mini Soccer BPL Kanggime Cup 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan bola kepada panitia penyelenggara di Lapangan Kanggi Maluk, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Minggu (12/10/2026).
Bantuan bola diserahkan Ketua PSSI Kabupaten Tolikara, Anthon Gurik, kepada Ketua Panitia Mini Soccer BPL Kanggime Cup 2026, Welam Lambe, bersama Sekretaris Panitia Qristoni Gurik. Penyerahan berlangsung setelah pembukaan turnamen oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., yang juga menjabat Ketua Panitia BPL GIDI.
Kegiatan tersebut disaksikan Asisten II Setda Tolikara, Dr. Imanuel Gurik, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tolikara, Sekretaris Panitia BPL GIDI Pemain Gurik, para kepala distrik, serta tim sepak bola yang mengikuti turnamen.

Dalam sambutannya, Anthon menegaskan bahwa kompetisi lokal menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan pemain muda sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi persaingan di tingkat yang lebih tinggi.
“Saya minta anak-anak muda lebih proaktif. Latihan fisik harus rutin. Kita siapkan diri dari hari ini agar bisa bersaing di Liga 4 tahun 2027 mendatang,” kata Anthon di hadapan peserta dan jajaran pemerintah daerah.
Menurut dia, pembinaan sepak bola membutuhkan kedisiplinan, latihan yang teratur, serta dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, ia mengajak para orang tua di 46 distrik di Kabupaten Tolikara untuk mendukung minat dan bakat anak-anak mereka di bidang olahraga.
Anthon juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengarahkan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif lingkungan, termasuk konsumsi minuman beralkohol yang dapat menghambat masa depan mereka.
“Jangan biarkan anak-anak kita terjerumus pengaruh lingkungan yang menghancurkan masa depan, seperti miras dan pengaruh negatif lainnya. Berikan dukungan, arahkan mereka ke lapangan, bukan ke hal-hal yang merusak,” ujarnya.

Ia menilai BPL Kanggime Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga kesempatan untuk mengidentifikasi pemain potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan. Melalui kompetisi tersebut, PSSI Tolikara berharap semakin banyak pemain muda lokal yang memiliki kesiapan fisik, kemampuan teknis, dan mental bertanding untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi.
Selain pembinaan sepak bola putra, Anthon turut meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengawal pelaksanaan Piala Pertiwi 2026 tingkat Provinsi Papua Pegunungan. Kompetisi sepak bola putri tersebut diharapkan menjadi ruang bagi atlet perempuan untuk mengembangkan kemampuan dan memperoleh kesempatan berkompetisi secara lebih luas.
Piala Pertiwi merupakan salah satu kompetisi sepak bola perempuan di Indonesia yang berkaitan dengan pembinaan dan pengembangan sepak bola putri. Pelaksanaannya di tingkat provinsi diharapkan dapat memperluas partisipasi atlet perempuan serta memperkuat pembinaan sepak bola di Papua Pegunungan.

Melalui dukungan fasilitas latihan, kompetisi lokal, dan keterlibatan pemerintah serta masyarakat, PSSI Tolikara berharap pembinaan sepak bola dapat berjalan lebih terarah. BPL Kanggime Cup 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah awal untuk menyiapkan pemain-pemain muda Tolikara menghadapi persaingan di tingkat provinsi maupun nasional. (Diskomdigi Tolikara)


