Tolikara, MLN— Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Tolikara ditutup dengan upacara penurunan Sang Merah Putih di Lapangan Merah Putih, Karubaga, Senin (17/8/2026) sore. Suasana khidmat mewarnai prosesi yang menjadi penanda berakhirnya rangkaian peringatan kemerdekaan.
Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, S.H., M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan tertib hingga pasukan pengibar bendera menurunkan Sang Merah Putih dengan penuh penghormatan.

Saat bendera perlahan diturunkan, suasana lapangan seketika hening. Peserta upacara memberikan penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap simbol negara sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Upacara tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tolikara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI dan Polri, aparatur sipil negara, serta masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan merupakan milik seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.

Bagi Tolikara, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Nilai Bhinneka Tunggal Ika menjadi salah satu pijakan penting dalam membangun daerah yang aman, damai, religius, berbudaya, mandiri, adil, dan sejahtera.
Kemerdekaan, dalam konteks pembangunan daerah, juga tidak lagi dimaknai sebagai perjuangan di medan perang. Tantangan generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya, serta menjaga keamanan dan persaudaraan.

Pemerintah Kabupaten Tolikara mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi untuk bergerak bersama. Semangat Merah Putih diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja keras, gotong royong, kepedulian sosial, dan komitmen menjaga persatuan.
Dari Lapangan Merah Putih Karubaga, penurunan Sang Merah Putih menjadi penutup rangkaian HUT ke-81 RI sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan merupakan tanggung jawab yang harus terus dirawat dan diisi dengan karya nyata.

Bendera Merah Putih boleh diturunkan dari tiangnya ketika sore tiba, tetapi semangat kemerdekaan harus tetap menyala di hati setiap anak bangsa.
Dari Tolikara untuk Indonesia. Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Bersatu, bergerak, dan terus membangun Indonesia dari Tanah Papua Pegunungan. (Diskomdigi Tolikara)













