ASN Tolikara Diingatkan Tak Sekadar Hadir, tetapi Harus Bekerja dan Bawa Perubahan

TOLIKARA, MLNS — Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, diminta meningkatkan disiplin, aktif menjalankan tugas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Imanuel Gurik, S.E., M.Ec.Dev., saat memimpin apel ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara, Rabu (2/9/2026).

Imanuel mengatakan, kehadiran ASN di kantor merupakan bagian dari tanggung jawab dalam menggerakkan roda pemerintahan. Menurut dia, setiap pegawai yang telah diangkat sebagai ASN memiliki kewajiban untuk menjalankan tugas dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah, tanpa membedakan latar belakang asal pegawai.

Ia mengingatkan seluruh ASN, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP, agar tidak mengabaikan tanggung jawab setelah memperoleh status sebagai aparatur negara.

“Sebagai ASN, kita harus memakai pakaian dinas, hadir di kantor, melayani masyarakat, serta memikirkan perubahan agar negeri ini ke depan lebih baik daripada kemarin,” ujar Imanuel.

Menurut Imanuel, disiplin ASN tidak semata-mata berkaitan dengan kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan kedinasan. Disiplin juga menjadi bagian dari tanggung jawab moral seorang aparatur kepada pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, ia meminta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan setiap staf memperoleh pembagian tugas yang jelas. Dengan pembagian tugas tersebut, setiap pegawai diharapkan memahami tanggung jawab serta target pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Jangan sampai staf datang ke kantor tanpa tugas yang jelas dan hanya duduk menunggu. Tugas hari ini harus diselesaikan hari ini, tugas besok diselesaikan besok. Pekerjaan tidak boleh terus ditunda,” tegasnya.

Selain persoalan kedisiplinan, Imanuel mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kantor maupun di Kabupaten Tolikara secara umum.

Ia mengajak ASN, khususnya anak daerah, bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Menurut dia, stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor penting agar penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal.

Dalam apel tersebut, Imanuel juga mengingatkan pimpinan OPD dan staf terkait untuk mengikuti pembahasan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 sesuai jadwal yang sedang berlangsung di Kantor Bapperida Kabupaten Tolikara.

Pembahasan Renja menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah untuk memastikan program dan kegiatan pemerintah disusun secara terarah, berdasarkan kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Tolikara.

Imanuel berharap seluruh ASN mampu meningkatkan profesionalisme dan memberikan keteladanan dalam menjalankan tugas.

Menurut dia, ASN tidak cukup hanya hadir dan mengisi daftar kehadiran. Setiap pegawai harus menghasilkan pekerjaan yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“ASN harus hadir, bekerja, dan membawa perubahan. Pemerintahan akan berjalan dengan baik apabila setiap aparatur menjalankan tanggung jawabnya dengan sungguh-sungguh,” ujarnya. (Diskomdigi Tolikara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *