SENTANI, MLNS— Badan Pengurus Pusat (BPP) Gereja Injili di Indonesia (GIDI), Badan Pengurus Wilayah, dan Panitia Pelaksana menyepakati perubahan jadwal Sidang Badan Pekerja Lengkap (BPL) GIDI yang semula direncanakan berlangsung pada 3–6 November 2026 menjadi 24–27 Februari 2027. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi di Hotel Cartenz, Sentani, Rabu (28/10/2026), dengan mempertimbangkan kesiapan fasilitas dan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Penjadwalan ulang dilakukan karena progres persiapan lokasi dan fasilitas pendukung baru mencapai sekitar 70 persen. Sementara itu, 30 persen pekerjaan lainnya masih dalam tahap penyelesaian. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan panitia untuk mengusulkan perubahan jadwal agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara optimal.

Presiden GIDI, Pdt. Usman Kobak, S.Th., M.A., menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan persiapan sekaligus mendengarkan laporan dari panitia dan pihak terkait. Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, terdapat sejumlah hambatan dan tantangan yang memerlukan waktu tambahan untuk diselesaikan.
Meski jadwal pelaksanaan berubah, lokasi sidang dipastikan tetap berada di Distrik Kanggime, Wilayah Toli, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Penetapan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Wilayah Toli tetap menjadi tuan rumah pelaksanaan Sidang BPL GIDI sesuai dengan keputusan sebelumnya.

Perubahan jadwal ini juga mempertimbangkan ketentuan Anggaran Dasar GIDI yang mengatur pelaksanaan rapat BPL satu kali dalam setahun. Untuk menyesuaikan pelaksanaan sidang yang semula direncanakan pada November 2026 dan kini bergeser ke Februari 2027, pimpinan pusat dan wilayah menyepakati bahwa rapat BPL tahun 2027 akan dilaksanakan secara terbatas di Kantor Pusat GIDI.
Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., yang mewakili panitia pelaksana, menyampaikan apresiasi kepada Presiden GIDI beserta jajaran pengurus pusat yang telah menerima dan menyetujui usulan perubahan jadwal berdasarkan laporan perkembangan persiapan di lapangan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BPP GIDI yang telah menyetujui usulan kami berdasarkan progres yang sudah dipaparkan. Pelaksanaan Sidang BPL Sinode GIDI di Klasis Kanggime, Wilayah Toli, akan dilanjutkan sesuai dengan harapan warga jemaat dan panitia yang sedang mempersiapkan diri,” ujar Bupati Willem Wandik.

Dengan adanya keputusan tersebut, panitia diharapkan dapat memanfaatkan waktu tambahan untuk menuntaskan seluruh kebutuhan fasilitas dan mendukung kesiapan penyelenggaraan sidang. Persiapan juga diharapkan berjalan terkoordinasi agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik serta mendukung agenda pelayanan dan penguatan organisasi gereja.
Penyelenggara turut mengimbau seluruh warga jemaat GIDI di delapan wilayah dan satu calon wilayah, serta 101 klasis dan 11 calon klasis, untuk memperhatikan dan mengikuti keputusan bersama tersebut. Dukungan seluruh unsur gereja dinilai penting agar persiapan hingga pelaksanaan Sidang BPL GIDI di Kanggime dapat berjalan lancar. (Diskomdigi Tolikara)







