Mussen DKTP Tolikara Tetapkan Yotam Wonda sebagai Ketua Periode 2026–2031

Tokoh, Berita, Kesenian384 Views

TOLIKARA, MLNS — Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si., kembali dipercaya memimpin Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) Kabupaten Tolikara. Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DKTP Tolikara periode 2026–2031 dalam Musyawarah Seniman (Mussen) yang digelar di Aula SD Negeri Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (25/9/2026).

Musyawarah tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi para seniman dan pelaku budaya di Kabupaten Tolikara sekaligus memperkuat peran DKTP sebagai wadah pengembangan seni dan kebudayaan daerah.

Yotam Wonda sebelumnya menjabat sebagai Ketua DKTP Tolikara sementara. Dalam musyawarah yang dihadiri para seniman dan unsur terkait tersebut, peserta secara aklamasi kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi kesenian itu hingga 2031.

Mussen DKTP Tolikara turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Imanuel Gurik, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DKTP Tolikara, Staf Ahli Bupati Aur Kogoya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolikara, serta para seniman dan undangan lainnya.

Tolikara menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan yang lebih awal melaksanakan Musyawarah Seniman DKTP. Forum tersebut menjadi ruang bersama bagi para pelaku seni dan budaya untuk membahas arah pengembangan kesenian sekaligus memperkuat kelembagaan DKTP di tingkat kabupaten.

Dalam sambutannya, Yotam Wonda mengatakan DKTP harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku seni dan budaya tanpa membedakan latar belakang.

“Dalam Honai Dewan Kesenian Tanah Papua ini tidak ada perbedaan. Kita bersama-sama mendorong inovasi, kreativitas dan budaya,” ujar Yotam.

Menurut dia, DKTP tidak semata-mata menjadi organisasi yang menaungi kegiatan kesenian, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan kekayaan budaya Papua kepada generasi mendatang.

Karena itu, ia mengajak para seniman Tolikara untuk terus menghasilkan karya dan inovasi yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.

Kepercayaan kembali kepada Yotam Wonda melalui Mussen tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta membuka ruang yang lebih luas bagi seniman, pelaku budaya, dan generasi muda Tolikara dalam mengembangkan potensi mereka.

Dengan kepengurusan periode 2026–2031, DKTP Tolikara diharapkan semakin berperan dalam menjaga identitas budaya masyarakat, mendorong kreativitas seniman, serta memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Tolikara di tingkat Papua Pegunungan hingga nasional. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *